
Saya mungkin tidak akan melirik sekedip pun Pena Kencana Award 2008 jika tak ada sebuah nama yang nangkring di atas daftar 100 puisi Indonesia terbaik, yaitu A. Muttaqin, seorang teman kuliah yang aktif di KRS (komunitas Rebo Sore). Jadilah saya ikut membaca keseluruhan ulasan-ulasan mengenai ajang satu ini. Ajang gres bagi karya-karya terbaik para penyair dan cerpenis yang dipungut dari 12 koran lokal dan koran nasional di Indonesia sepanjang tahun 2006-2007. Ajang yang kemudian menelurkan dua buah buku, 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008 yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar